Thursday, 2 October 2014

MAKALAH MANUSIA DAN TEKNOLOGI



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Banyak sekali pengertian manusia maupun penggolongannya. Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, dan rohani. Secara biologis manusia dikatakan sebagai homo sapiens artinya spesies mamalia yang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi dibandingkan dengan spesies lainnya, selain itu dapat diartikan sebagai manusia berfikir. Manusia sebagai homo sapiens atau manusia berfikir, akan menghasilkan buah fikir yang beragam, seperti sains dan teknologi (homo faber). Hal tersebut merupakan hal terpenting dalam peradaban.
Kita ketahui bahwa sebenarnya sejak dulu teknologi sudah ada atau manusia sudah menggunakan teknologi. Seseorang menggunakan teknologi karena manusia berakal. Dengan akalnya manusia ingin keluar dari masalah, ingin hidup lebih baik, lebih aman dan sebagainya. Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.
Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik yang cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis, demikian juga ditemukannya formulasi-formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia. Dengan kata lain, kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberi banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia serta lingkungannya. Perkembangan IPTEK tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan dapat berakibat fatal terhadap lingkungan dan kehidupan dimasa mendatang.Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk menulis makalah dengan judul “Simbiosis Mutualisme Antara Manusia dan Tekhnologi”.

B.     Rumusan Masalah
1. Apa pengertian manusia dan teknologi ?
2. Bagaimana hubungan manusia dan teknologi?

C.     Tujuan Penulisan
Secara khusus makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Komunikasi Modern.

D.     Manfaat Penulisan
Manfaat dari makalah ini menambah wawasan ilmu pengetahuan kita yang berkaitan dengan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi Terhadap Kehidupan manusia.


BAB II
PEMBAHASAN

A.                Pengertian Manusia dan Teknologi
1.      Manusia
Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Manusia merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya. Berikut ini adalah pengertian dan definisi manusia menurut beberapa ahli:
a)      Nicolaus D. & A. Sudiarja
Manusia adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani kan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang.
b)      Abineno J. I
Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana”.
c)      Upanisads
Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik.
d)     Omar Mohammad Al-Toumy Al-Syaibany
e)      Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.[1]
Sedangkan menurut Alquran, Allah berfirman (Al Mukminun: 12-14) “Dan sungguh Kami ciptakan manusia dari tanah yang basah, kemudian Kami jadikan ia setetes mani, kemudian dari setetes mani menjadi darah. Maka dari segumpal darah kami jadikan segumpal daging. Maka dari segumpal daging, Kami ciptakan tulang. Maka tulang itu Kami balut dengan daging. Kemudian Kami buat menjadi ciptaan yang lain. Maka maha suci Allah sebaik-baik pembentuk”.
2.      Teknologi
Teknologi berasal dari kata yunani techno yang artinya keterampilan atau seni. Dan kata inilah diturunkan kata teknik dan teknologi.
Teknik artinya cara atau metode untuk memperoleh keterampilan dalam bidang tertentu, sedangkan teknologidapat diartikan sebagai cara untuk menguasai, mengendalikan, serta memanfaatkan alam.[2]
Ilmu alam (natural science) atau ilmu pengetahuan alam adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun.[3]
Sains yang si artikan sebagai proses merupakan langkah-langkah yang ditempuh para ilmuwan untuk melakukan penyelidikan dalam rangka mencari penjelasan tentang gejala-gejala alam. Langkah tersebut adalah merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, merancang eksperimen, mengumpulkan data, menganalisis dan akhimya menyimpulkan. Dari sini tampak bahwa karakteristik yang mendasar dari Sains ialah kuantifikasi artinya gejala alam dapat berbentuk kuantitas.
Sedangkan Teknologi merupakan perkembangan suatu media atau alat yang dapat digunakan dengan lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah. Sebagian dari kita beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru. Padahal, kalau kita membaca sejarah, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer. Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri.[4]

B.                 Simbiosis Mutualisme Antara Manusia dan Teknologi
Hubungan saling menguntungkan antara manusia dan teknologi mengalami perkembangan dari abad ke abad. Dalam tahap awal, teknologi dapat dilaksanakan dengan menggunakan kaidah-kaidah empirik dan keterampilan yang dikumpulkan dari pengalaman. Dalam tahap ini teknologi dapat berdiri sendiri, lepas dari sains dan ini berlangsung menjelang zaman revolusi industri (1760-1830). Perkembangan teknologi ini mencakup bidang pertanian, kedokteran, mechanical arts yang sekarang disebut engineering. Dalam fase ini perkembangan teknologi tidak bergantung pada sains, bahkan lebih maju daripada sains. Pada fase ini telah dikenal pembuatan jalan raya, pembuatan kapal, cara bercocok tanam, pembuatan tape atau anggur dan sebagainya, yang dilakukan dengan baik, tanpa mengetahui dasar teorinya. Perkembangan dalam tahap ini telah menghasilkan revolusi dalam bidang pertanian, industri, dan kedokteran.
Dalam tahap berikutnya perkembangan sains mendahului teknologi. Misalnya, penggambaran sifat mesin secara termodinamika telah dilakukan oleh Slausius dan Kelvin,± 75 tahun setelah penemuan mesin uap oleh James Watt. Juga pemanfaatan gelombang elektromagnetik dalam teknologi komunikasi. Hal ini disebabkan oleh kemajuan teknologi menghasilkan permasalahan yang pemecahannya memerlukan pendekatan ilmiah atau metode ilmiah yang merupakan salah satu ciri dari sains. Dengan kata lain, sains mendorong berkembangnya teknologi.[5]
Salah satu fungsi ilmu pengetahuan (sains) dan teknologi adalah untuk sarana bagi kehidupan manusia, yakni untuk membantu manusia agar aktivitas kehidupannya menjadi lebih mudah, lancar, efiien, dan efektif, sehingga kehidupannya menjadi lebih bermakna dan produktif. Oleh karena itu, khususnya dalam ilmu antropologi, istilah atau pengertian sains dan teknologi tersebut sering dipakai untuk merujuk pada keterkaitan antara manusia dan lingkungan. Hal ini dikarenakan dalam berinteraksi menghadapi lingkungannya, manusia mau tidak mau pasti akan berusaha menggunakan sarana-sarana berupa pengetahuan yang dimiliki serta menciptakan peralatan hidup untuk membantu kehidupannya. Dengan demikian, iptek bagi manusia selalu berkaitan dengan usaha manusia untuk menciptakan taraf kehidupannya yang lebih baik.[6]
Hubungan antara manusia dan teknologi sangat erat sekali, karena teknologi telah memberikan sumbangan besar bagi kehidupan manusia. Seperti dalam bidang transportasi, komunikasi, dan lain sebagainya. Dari sinilah mengapa banyak orang yang menyatakan bahwa hidup di zaman modern ini sulit dipisahkan dengan yang namanya teknologi. Itu karena hidup mereka sudah berantung dan mengandalkan pada teknologi. Oleh karena itu, kita sebagai manusia tidak harus bergantung pada teknologi, karena apabila kita bergantung dan tergila-gila pada teknologi atau prestasi material, dan lalu menggunakan Simber Daya Alam (SDA) secara  tidak terkontrol dan mengabaikan penyakit kehidupan masa depan. Tanpa disadari teknologi yang telah diciptakan oleh sains modern, secara tidak langsung menjadi alat penghancur bagi kehidupan manusia, baik kehidupan sosial mereka maupun kehidupan mereka sebagai bagian dari alam semesta.

C.     Dampak Perkembangan Ipa Dan Teknologi Terhadap Kehidupan Manusia
1.    Dampak IPA dan Teknologi Sehubungan dengan Kebutuhan Pokok
a.      Sandang (pakaian)
Ilmu Pengetahuan Alam dan teknologi telah banyak sumbangannya dalam bidang sandang. Andaikata tidak, maka kita barangkali masih hidup pada zaman purba dimana manusia masih menggunakan kulit kayu atau daun-daun sebagai penutup tubuh kita. Baik pada abad lalu maupun masa kini Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan teknologi telah menolong manusia dalam pengadaan sandang berupa mesin-mesin tekstil. Dengan teknologi itu orang tidak perlu menunggu terlalu lama hasil serat tanaman kapas, dengan serat-serat sintesis orang dapat membuat serat tekstil secara besar-besaran dalam waktu yang sangat singkat.
         Dampak negatif dari segala penemuan IPA dan teknologi ini berhubungan dengan polimer sintesis atau dalam kata sehari-hari disebut plastik menibulkan keuntungan dan kerugian. Keuntunganya sudah jelas kita dapat memproduksi atau memakai serat tekstil berupa alat plstik dalam kehidupan sehari-hari. Dan dampak negatifnya bahwa sampah-sampah dari bahan plastik itu susah untuk dihancurkan oleh bakteri pengurai, kalaupun bisa dihancurkan yaitu dengan cara dibakar. Itu sebabnya mengapa di kota-kota besar setiap tahunnya terjadi kebanjuran. Karena banyaknya sampah plastik tersebut.
    1. Pangan (makanan)
         Dampak positif IPA dan teknologi dibidang pangan misalnaya dalam pertanian dengan menggunakan obat / racun untuk mengusir hama yang banyak merugikan para petani, khususnya para petani padi yang sering kerugian akibat banyaknya hama. Dan kejadian ini dapat dicegah dengan menggunakan penyebaran racun dari produk dari perkembangan IPA dan teknologi yang dilakukan secara teratur.
         Dampak negatif dari perkembangan IPA dan teknologi yang berkitan dengan peranian ada juga, misalnya dari pemakaian racun tadi, ternyata tidak saja dapat memberantas hama, tetapi juga membunuh hewan ternak, meracuni hasil panen, dan meracuni manusia itu sendiri.
    1. Papan (tempat tinggal)
         Manusia yang diberikan akal dan budi oleh Allah SWT dapat menyempurnakan tempat tinggalnya. Berbeda dengan burung, mereka pandai membuat sarang yang begitu indah, tapi sampai sekarang tidak ada perubahannya. Sedangan manusia dari dulu sampai sekarang ada perkembangannya, dari gua-gia alami ke pohon-pohon, kemudian berubah menjadi rumah di atas tiang penyangga. Dan pada saat ini manusia telah mampu membuat gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi ke angkasa.
         Teknologi selalu mempunyai kelemahan. Sebagai satu contoh, banyak orang-arang yang membabat hutan untuk keperluan bangunan dengan cara besar-besaran tanpa menggunakan kaidah-kaidah Ilmu Lingkungan dan menghiraukan dampaknya. Akbatnya banyak orang yang tidak menikmati hasilnya tapi terkena dampaknya, seperti kebakaran hutan yang menyebabkan punahnya satwa-satwa du dalamnya, longsor yang merugikan orang-orang yang tinggal di sekitarnya, banjir yang merugikan semuanya, pendangkalan sungai, dan matinya sumber air. Yang semuanya ini akan merugikan manusia-manusia juga.

  1. Dampak IPA dan Teknologi Terhadap Pencapaian Kemakmuran dan Perluasan Kemudahan
Sudah menjadi sifat kebanyakan manusia bila sudah terpenuhi satu keinginan, maka akan timbul keinginan yang lain. Dan setiap orang tidak ingin mengalami kesusahan, ataupun mengulangi kesulitan yang sudah lewat. Dari itu manusia akan berusaha untuk mendapat kemudahan dalam hidupnya dengan cara berusaha, dan usahanya antara lain sebagai berikut :
Dengan teknik modern orang dapat mengendalikan aliran air sungai, dengan membuat bendungan, saluran primair dan saluran sekunder. Dari pengturan air tersebut petani mendapatkan kemudahan dalam memperoleh air. Selain untuk pertanian air itu juga dapat digunakan untuk pembangkit tenaga listrik, sehingga masyarakat mendapat kemudahan memperoleh energi.
-                Dengan teknik modern telah dapat dibuat bermacam-macam alat yang dapat meringankan pekerjaan seseorang. Seprti adanya kalkulator yang mempermudah orang untuk berhitung.
Dengan teknik modern orang dapat menciptakan alat transportasi dan sarana komunikasi. Alat-alat tersebut mempermudah berbagai bidang kegiatan manusia.
Selain dampak positif dari berbagai kemudahan tersebut, dapat pila menimbulkan dampak negatif apabila tidak dapat mengendalikan diri. Suatu Negara yang menguasai perkembangan IPA dan Teknologi akan dengan cepat memperoleh kemakmuran materi disbanding dengan Negara yang kurang mempunyai kemampuan di bidang perkembanga IPA dan Teknologi. Hal ini mudah difahami karena kalah saing dalam jumlah maupun mutu produksi. Misalnya penerapan teknik nuklir yang dikembangkan untuk membuat senjata mutakhir telah menimbulkan tenaga super power. Negara-negara super power telah mampu membuat rudal, senjata kimia, dan mungkin akan menimbulkan kegelisahan umat manusia, karena dapat mengancam perdamaian dunia, bila masing-masing Negara tidak bisa mengendalikan diri.

  1.  Dampak IPA dan Teknologi Terhadap Pendayagunaan Sumber Daya Alam
a.  Dampak Positif
1)      Pemanfaatan pengembangan IPA dan teknologi dapat untuk menaikan kuantitas suatu produksi. Misalnya di bidang industri dalam pengolahan minyak kelapa sawit. Penggunaan teknologi yang maju untuk pengolahan minyak kelapa sawit dengan temperature dan tekanan yang telah diatur sesuai dengan alat yang digunakan akan dapat memperoleh hasil yang kebih banyak disbanding dengan cara yang tradisional. Hal ini mengungat pengolah pada temperatur yang tepat tidak banyak minyak yang terbuang dan tekanan yang tepat maka kemungkinan minyak yang tertinggal pada ampas dapat diperkecil.
2)      Pengembangan IPA dan teknologi dapat menaikan kualitas / mutu produksi. Misalnya dalam pembuatan kaca, kalau dulu kita hanya mengenal kaca yang jernih atau berwarna, tetapi sekarang kita kenal kaca riben, di mana ini juga karena hasil kemajuan IPA dan teknologi yang merupakan perpaduan Fisika dan Kimia.
3)      Pengolahan SDM yang efektif dan efisien dapat menambah ragam produksi. Misalnya kita lihat ketela pohon, akan terlintas bahwa bahan tersebut dapat di ekspor dalam bentuk gaplek atau tepung kanji (tapioka). Tapi dengan kemajuan teknologi yang dapat memproses dengan fermentasi maka ketela pohon tersebut dapat pula untuk menghasilkan gula yeng disebut dengan gula cair.
b. Dampak Negatif
            Pendayagunaan Sumber Daya Alam dengan menggunakan kemajuan IPA dan teknologi dapat pila menimbulkan dampak negatif apabila dilaksanakan denga tidak bertanggungjawab. Misalnya timbul pemborosan SDA, hal ini dapat disebabkan oleh berbagau sebab, karena tidak tahu, karena tidak sadar, atau karena sebab lain. Sebagai contoh, suatu gedung modern yang karena konstruksinya siang haripun memerlukan penerangan, ini merupakan suatu pemborosan. Penggunaan AC yang sebenarnya dapat diganti dengan ventilasi yang cukup.

  1. Dampak IPA dan teknologi terhadap Sumber Daya Manusia
Keadaan manusia pada abad ruang angkasa ini sudah jauh berbeda dengan zaman dahulun kala, dimana manisia belum mengenal teknologi. Telah kita bicarakan sebelumnya bahwa dengan perkembangan ilmu dan penerapan teknologinya manusia telah mampu membuat diri mereka menikmati segala kemudahan, kemakmuran, dan kenyamana hidup. Mila-mula memeng segala upaya ditujukan untuk memenuhi keinginan yang ternatas untuk menikmati hidup. Tetapi tenyata keinginan manusia tidak hanya sampai disini saja tetapi tetap bekeraj keras walaupun mereka sudah menikmati segala yang dahulu hanya merupakan impian saja.
Guna mempertahankan kenyamanan hidup yang telah diterimanya, bukannya dengan jalam meyebarluaskan kemampuan yang dimilikinya untuk dinikmati bersama manusia dari Negara-negara lain yang belum menikmati, melainkan dengan menyiapkan berbagai senjata guna melindungu diri sendiri dari ketakutan bahwa kenikmatan hidupnya akan terganggu. Sekarang di bumi kita tersimpan banyak senjata-senjata yang bahkan menakutkan manusia sendiri. Mereka saling berlomba menemukan senjata terbaru yang dapat menghancurkan diri sendiri. Maka untuk mengurangi hal tersebut sebaiknya para Ilmuan bekerjasama dalam memanfaatkan kemampuannya. Dengan kerjasama ini mereka dapat memiliki cakrawala yang lebih luas dalam melihat dan menyingkap keadaan sehingga akan banyak aspek yang dipertimbangkan  terlebih dahulu sebelum bersama-saam mengambil keputusan akhir apabila keputusan yang diambil tadi menyangkut manusia sendiri. Albert Einstain dan Robert Oppenheimer yang merupakan arsitek terciptanya bom atom pertama yang telah menghancurkan Hirosima dan Nagasaki pun pernah menyatakan kekecewaanya setelah menyaksikan akibat yang menimpa kedua Kota tersebut. Padahal sesungguhnya hasil penemuan itu dapat digunakan untuk maksud-maksud yang baik dan mebguntungkan manusia.
Akibat-akibat system teknologi terhadap kehidupan manusia makin meluas. Perkembangan teknologi yang pesat membuat masyarakat menikmati segalanya dengan lebih enak, mudah, dan uniform mekanis (diatur computer, mesin) serta rasional. Karena teknologi memperenak hidup, kita kehilangan kepekaan untuk mencoba atau berkarya membuat sesuatu yang lebih bermanfaat. Selain itu, pemakaian teknologi siper modern cenderung mengasingkan manusia dari eksistensinya sebagai pekerja. Sebab disana manusia tedak menglami kepuasan dalam bekerja, pekerjaan tangan dan otak manusia telah digantikan oleh mesin.


BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Sains dan teknologi saling membutuhkan, karena sains tanpa teknologi bagaikan pohon tak berakar (science without technology has no fruit, technology without science has no root)
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun manusia tidak bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia. Oleh karena itu untuk mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan teknologi, pemerintah di suatu Negara agar membuat peraturan-peraturan atau melalui suatu konvensi internasional yang harus dipatuhi oleh pengguna teknologi.
Ilmu alam (natural science) atau ilmu pengetahuan alam adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun.
Sedangkan Teknologi merupakan perkembangan suatu media atau alat yang dapat digunakan dengan lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah. Sebagian dari kita beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru. Padahal, kalau kita membaca sejarah, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer. Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri.
Sumbangan IPA dan Teknologi sangat banyak sekali, seperti dibidang transporasi, komunikasi, industri, pertanian, dan lain sebagainya. Tapi itu semua ada dampanya, tergantung bagaimana orang yang menggunakannya. Apabila kita menggunakannya untuk jalan kebaikan, maka itu akan berdampak positif, tapi apabila kita menggunakannya untuk kejahatan, itu akan berdampak negatif atau merugikan orang banyak.

Sebagai umat Muslim kita harus mempelajari, memahami dan mengamalkan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Teknologi. Supaya referensi kita terhadap hidup ini makin  banyak dan baik.
Demikian makalah ini kami susun dengan segala kemampuan dan keterbatasan kami. Maka dari itu, kritik dan saran selalu kami tunggu demi perbaikan. Dan semoga makalah ini mudah difahami dan bermanfaat di masa yang akan datang.
                         
DAFTAR PUSTAKA

Mawardi, IAD-ISD-IBD, CV Pustaka Setia, Bandung. 2000.
Nizamuddin, dkk, Ilmu Alamiah Dasar (IAD), Ghalia Indonesia. 1991.



[1] Dr. H. Nizamuddin, dkk, Ilmu Alamiah Dasar (IAD), Ghalia Indonesia, 1991, hlm 27
[3]Menurut Widjojo Nitisastro, modernisasi adalah suatu transformasi total dari kehidupan bersama yang tradisional atau pramodern dalam arti teknologi serta organisasi sosial, ke arah pola-pola ekonomis dan politis.
[4] Mawardi, IAD-ISD-IBD, CV Pustaka Setia, Bandung, 2000, Hlm 103-104

0 comments:

Post a Comment

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com